Teknik Membuat Patung

Teknik Membuat PatungTEKNIK MEMBUAT PATUNG

Teknik Membuat Patung – Cara membuat patung tidaklah sembarangan. Maksud sembarangan disini adalah cara pembuatan patung terdapat teknik-tekniknya. Sehingga membuat patung akan melalui beberapa tahap dan tekniknya. Berikut ini adalah beberapa teknik dalam pembuatan patung.

Teknik Membuat Patung

1) Teknik Mengecor
Teknik mengecor atau mencetak adalah teknik yang dipakai jika media yang digunakan bersifat cairan. Sebelum mengecor seorang pematung harus membuat cetakan terlebih dahulu. Untuk mendapat cetakan, pematung harus membuat model patung jadi atau model positif, setelah itu pematung membuat cetakan negatif. Bahan yang digunakan untuk membuat patung berbeda dengan bahan untuk membuat cetakannya. Contohnya, jika bahan yang digunakan untuk membuat patung adalah logam, maka bahan untuk membuat cetakannya adalah gips atau tanah liat.

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat cetakan adalah bagian yang satu dengan bagian yang lain diusahakan tidak terkunci. Ada dua jenis cetakan teknik mengecor patung dengan menggunakan cetakan, yaitu bivalve dan a cire perdue. Bivalve adalah teknik mengecor dengan cetakan yang dapat di bongkar pasang. Teknik ini dipakai untuk mendapatkan hasil dalam jumlah banyak dengan model yang sama. Sementara teknik a cire perdue dipakai hanya untuk mendapatkan satu hasil, biasanya cetakannya terbuat dari bahan yang mudah dipecahkan seperti dari tanah liat.
2) Teknik Modeling
Teknik modelling adalah keteknikan pembuatan karya patung dengan memanfaatkan bahan plastis seperti lempung/tanah liat, plasticine (malam untuk modelling). Bentuk yang dikehendaki diperoleh dengan cara menambahkan bahan baru kepada bentuk yang sedang diproses menuju tahap akhir, dengan cara aditif (ditambahkan).
Teknik patung modelling biasanya hanya untuk membuat model untuk selanjutnya dibuat dengan bahan lain atau di cor. Bahan untuk cor umumnya digunakan alumunium, perunggu, fiberglass atau semen.
Karya patung teknik modelling bahan tanah liat apabila diinginkan sebagai karya permanen, maka harus melalui proses pembakaran atau pemanasan. Karya tersebut disebut terracotta.

3) Teknik Konstuktif (Menempel)
Tenik menempel adalah teknik membuat patung dengan cara menempelkan bagian yang satu dengan bagian yang lain sedikit demi sedikit sehingga menjadi sebuah karya patung. Bahan yang dipergunakan bervariasi, bisa tanah liat, lilin,logam, dan bubur kertas.

4)Teknik butsir
Teknik butsir adalah teknik membuat patung dengan menggunakan bahan lunak (tanah liat, bubur kertas, malam butsir, dll). Bahan tersebut bersifat plastis (mudah dibentuk sesuai keinginan) Sedangkan bahan yang dapat dipakai dalam teknik ini antara lain tanah liat, plastisin, bubur kertas dan sejenisnya.

Untuk membuat patung dengan Teknik butsir, membutuhkan alat – alat sebagai berikut : sudip ,pisau, tali pemotong, rol penggilas serta pahat pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *